Hasil Sidang MPA Perhimpunan BSMI 22 – 23 Januari 2011

26 01 2011

Bismillahir Rahmaanir Rahiim

Jakarta, 23 Januari 2011

Sidang Majelis Pemusyawaratan Anggota (MPA) BSMI yang diselenggarakan di Hotel Bidakara, Jakarta pada 22 – 23 Januari 2011 menghasilkan beberapa keputusan penting, diantaranya mengenai perubahan lambang BSMI dan susunan kepengurusan baru.

Lambang BSMI


Lambang BSMI hasil keputusan sidang MPA memiliki sedikit perubahan dibandaing lambang BSMI sebelumnya. Perubahan dilakukan untuk memudahkan pencitraan lambang BSMI dan agar lambang perhimpunan BSMI dapat dengan mudah dikenali oleh masyarakat umum. Hal ini karena lambang BSMI yang lama memiliki kemiripan dengan lambang organisasi lain, sehingga sedikit menyulitkan masyarakat untuk bisa meningat lambang BSMI. “Hal ini kami putuskan untuk menguatkan brand image BSMI di setiap kegiatan dan setiap sosialisasi yang kami lakukan” tutur Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) BSMI terpilih, M. Djazuli Ambari, SKM. M.Si.

Perubahan lambang Perhimpunan BSMI dilakukan dengan menambahkan tulisan BSMI berwarna merah di bawah lambang bulan sabit merah. Perubahan lainnya adalah dengan menambahkan huruf hamzah pada kata Al Ahmar dan Al Indunisi. Sementara itu komponen lainnya dari lambang Perhimpunan BSMI tidak mengalami perubahan. Bulan sabit merah merupakan tanda pengenal kemanusiaan yang diakui dunia internasional dalam konvensi Jenewa, sementara itu nama perhimpunan ditulis dengan warna hijau dalam tiga bahasa yaitu bahasa Indonesia, Arab dan Inggris.

Pengurus BSMI 2011 – 2016

Keputusan penting lainnya yang diambil dalam sidang MPA pada 22 – 23 Januari silam adalah mengenai susunan kepengurusan BSMI tingkat nasional. Kepengurusan BSMI tingkat nasional masih didominasi oleh wajah – wajah pengurus lama, walaupun terjadi perombakan posisi. Hal ini menumbuhkan harapan akan terjadi regenerasi kepengurusan pusat BSMI pada 2016. Susunan kepengurusan pusat BSMI hasil sidang MPA adalah sebagai berikut:

Ketua Majelis Pemusyawaratan Anggota (MPA) : dr. Basuki Supartono Sp.OT. FICS. MARS.

Ketua Majelis Pertimbangan Nasional (MPN) : dr Agus Koeshartoro Sp.PD

Sekretaris Majelis Pertimbangan Nasional       :  dr. Bambang Edi Sp.A. M.Kes.

Anggota : dr. Sahudi Sp.B

Rudi Kurniawan

dr. Jamaludin Sp.M

dr. Prita Kusumaningsih Sp.OG

dr. Andi Qoyyim

dr. Agus C. Anab

Ns. Mi’roji

Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) : Muhammad Djazuli Ambari SKM. M.Si.

Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Nasional : Muhammad Rudi

Bendahara Dewan Pimpinan Nasional : dr. Prita Kusumaningsih Sp.OG

Kepala Bidang Hukum dan Humaniter: Heru Susetyo S.H. LLM. M.Si.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga: dr. Fuadi Yatim Sp.KJ.

Selamat Atas Terpilihnya Kepengurusan Baru BSMI.

Dengan Kepengurusan dan Lambang Baru Mari Perbarui Ghirah Kemanusiaan Kita

Jaya BSMI!!!





BSMI dan BTN Bagikan Paket Sekolah Untuk Anak – Anak Pengungsi

26 01 2011

Bismillahir Rahmaanir Rahiim

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BSMI Yogyakarta, Beta Haninditya, Apt. bersama anak - anak pengungsi letusan G. Merapi

Yogyakarta, 23 Januari 2011

Sebagai komitmen bersama antara BSMI dan BTN terhadap percepatan pemulihan kehidupan masyarakat korban erupsi G. Merapi, BSMI bersama dengan BTN mengadakan acara bertajuk Sehat dan Pintar Bersama BSMI dan BTN. Dalam acara yang diselenggarakan di Lapangan Barak Kepuharjo pada ahad, 23 Januari 2011 tersebut BSMI bersama BTN memberikan paket sekolah yang terdiri dari tas sekolah, buku tulis, alat tulis, juz ‘amma untuk 225 siswa SMP dan SD di Desa Kepuharjo, Cangkringan.  Di samping pembagian paket sekolah, acara bertajuk Sehat dan Pintar Bersama BSMI dan BTN juga diisi dengan senam bersama pengungsi yang ada di Barak Kepuharjo, mini out bond dan suplementasi gizi. Acara senam bersama pengungsi diikuti oleh 300 orang pengungsi dan 225 siswa SLTP dan SD. Kegiatan lainnya yang juga dilaksanakan secara simultan adalah pelayanan kesehatan gratis dan pemeriksaan kadar gula darah untuk 100 orang pengungsi.

Acara Sehat dan Pintar Bersama BSMI dan BTN ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Barak Kepuharjo paska diturunkannya status Gunung Merapi. Sebelumnya BSMI pernah beberapa kali mengadakan acara yang hampir sama untuk pengungsi di Barak Kepuharjo, diantaranya acara Sehat dan Ceria Bersama BSMI 1 sampai 3. Dalam acara kali ini turut diturunkan juga tim asistensi psikososial BSMI dan relawan BSMR (Bulan Sabit Merah Remaja) dari beberapa SMPIT di Yogyakarta.

Kerjasama antara BSMI dengan BTN sudah berlangsung sejak awal bencana erupsi Gunung Merapi. Beberapa kali BSMI dan BTN berkolaborasi mengadakan acara yang bertujuan untuk menghibur pengungsi sekaligus untuk memberikan suplementasi gizi terhadap pengungsi, sebagai usaha preventif agar pengungsi yang sudah memiliki beban psikis tidak bertambah penderitaannya dengan terkena penyakit fisik. Suplementasi gizi yang diberikan bervariasi dari suplementasi zat besi, vitamin, buah, bubur kacang hijau, dan jagung.





Silahturahmi Relawan BSMI Sleman

26 01 2011

Bismillahir Rahmaanir Rahiim

Sabtu, 22 Januari 2011 BSMI Yogyakarta menyelenggarakan silahturahmi relawan dan calon relawan BSMI Sleman. Acara yang berlangsung di Jogja Halal Food Center (JHFC) tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan sekaligus menggalang dukungan bagi pendirian BSMI cabang Kabupaten Sleman. Sekitar 60 relawan, calon relawan dan tokoh masyarakat Kabupaten Sleman ikut menghadiri silahturahmi relawan BSMI Sleman.Acara tersebut diawali dengan makan siang bersama, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan profil BSMI oleh ketua BSMI Yogyakarta, dr. Bambang Edi Sp.A. M.Kes dan rencana pembentukan BSMI cabang Kabupaten Sleman oleh Ketua Tim Pembentukan BSMI Sleman, Uli Khusnaida Apt. Selanjutnya tokoh – tokoh masyarakat Kabupaten Sleman, diantaranya dra. Hj. Sri Muslimatun AMK. M.Kes. (Direktur RSIA Sakinah Idaman), Arif SKM. (Kepala Puskesmas Cangkringan), dan Ustadz Didi  berkesempatan memberikan pandangan dan masukan untuk BSMI.

 

Ketua BSMI Yogyakarta, dr. Bambang Edi Sp.a. M.Kes. memaparkan profil BSMI

Ketua Tim Pembentukan BSMI Sleman, Uli Khusnaida, Apt. memaparkan mengenai proses pembentukan BSMI Sleman

Silahturahmi relawan BSMI Sleman dimaksudkan sebagai langkah konsolidasi awal untuk pembentukan BSMI Cabang Kabupaten Sleman. Setelah sebelumnya Tim Pembentukan BSMI Sleman melakukan road show kepada tokoh – tokoh masyarakat Kabupaten Sleman untuk menggalang dukungan, acara silahturahmi relawan BSMI Sleman berusaha untuk mengumpulkan relawan BSMI dan calon relawan BSMI yang tinggal di wilayah Kabupaten Sleman. Dengan langkah ini diharapkan dukungan untuk pembentukan BSMI cabang Kabupaten Sleman tidak hanya berupa dukungan moral tetapi bisa diwujudkan dalam bentuk dukungan nyata.








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.